Modul Ajar KKA Kelas X Bab 1: Berpikir Komputasional
Modul ajar KKA kelas X Bab 1 format Pembelajaran Mendalam: tujuan, langkah memahami-mengaplikasi-merefleksi, asesmen, dan rubrik. 10 JP.
Kadek Agus Ariawan, S.Kom · Guru Informatika dan KKA
Terbit 9 Oktober 2026 · 3 menit baca
A. Identitas
| Mata pelajaran | Koding dan Kecerdasan Artifisial |
| Fase / Kelas | E / X SMK |
| Bab | 1. Berpikir Komputasional |
| Alokasi waktu | 10 JP (5 pertemuan × 2 JP) |
| Penyusun | Kadek Agus Ariawan, S.Kom |
B. Identifikasi
Peserta didik. Sebagian besar siswa belum pernah koding, tetapi terbiasa memakai HP dan aplikasi. Mereka lebih mudah memahami contoh dari kehidupan sekolah dan jurusan.
Materi. Empat pilar berpikir komputasional: dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi, algoritma. Materi ini menjadi dasar semua bab berikutnya.
Dimensi profil lulusan. Penalaran kritis, kolaborasi, komunikasi.
C. Desain pembelajaran
Capaian pembelajaran. Peserta didik mampu menerapkan berpikir komputasional untuk memecahkan permasalahan sehari-hari yang kompleks.
Tujuan pembelajaran (lihat ATP):
- Menjelaskan empat pilar berpikir komputasional dengan contoh sehari-hari (10.1.1).
- Menganalisis masalah di sekolah atau jurusan dengan dekomposisi dan pengenalan pola (10.1.2).
- Menyusun dan menyimulasikan solusi dalam bentuk algoritma (10.1.3).
- Memanfaatkan KA untuk membantu dekomposisi dan menilai hasilnya secara kritis (10.1.4).
Praktik pedagogis. Problem-based learning dalam kelompok 4 orang.
Lingkungan belajar. Kelas biasa untuk pertemuan 1–4 (unplugged), lab komputer untuk pertemuan 5.
Pemanfaatan digital. Chatbot KA (misalnya ChatGPT atau Gemini) di pertemuan 5, Google Form untuk asesmen.
Kemitraan. Bisa mengundang pengelola kantin atau koperasi sekolah sebagai narasumber masalah nyata.
D. Pengalaman belajar
Pertemuan 1: Empat pilar (2 JP)
Memahami (awal, 15 menit). Asesmen awal lewat 5 pertanyaan singkat: "Kalau kamu harus membereskan kamar yang sangat berantakan, apa langkah pertamamu?" Diskusikan jawaban siswa.
Mengaplikasi (inti, 60 menit). Guru mengenalkan empat pilar dengan contoh menyiapkan acara ulang tahun kelas. Kelompok mencari contoh lain untuk tiap pilar dan menempelkannya di kertas plano.
Merefleksi (penutup, 15 menit). Siswa menulis: "Pilar mana yang paling sering saya pakai tanpa sadar?"
Pertemuan 2–3: Analisis masalah (4 JP)
Memahami. Guru menyajikan masalah antrean kantin saat istirahat (atau masalah sesuai jurusan, misalnya antrean check-in tamu hotel).
Mengaplikasi. Kelompok mengumpulkan data sederhana (waktu antre, menu, cara bayar), lalu melakukan dekomposisi dan mencari pola. Hasilnya dipresentasikan dalam bentuk peta pikiran.
Merefleksi. Kelompok menilai: "Data apa yang ternyata tidak penting?" (pengantar abstraksi).
Pertemuan 4: Algoritma dan simulasi (2 JP)
Mengaplikasi. Kelompok menulis algoritma solusi dalam 4–8 langkah, lalu menyimulasikannya dengan bermain peran (penjual, pembeli, kasir). Kelompok lain mencari langkah yang ambigu.
Merefleksi. Kelompok memperbaiki algoritma berdasarkan masukan.
Pertemuan 5: KA untuk dekomposisi (2 JP)
Mengaplikasi. Siswa meminta chatbot KA memecah masalah yang sama, lalu membandingkan hasil KA dengan hasil kelompok. Mana yang lebih sesuai kondisi sekolah?
Merefleksi. Diskusi: "Kenapa keputusan akhir tetap harus kita yang ambil?" Siswa mengerjakan kuis berpikir komputasional.
E. Asesmen
| Jenis | Bentuk | Waktu |
|---|---|---|
| Awal (diagnostik) | 5 pertanyaan pemantik | Pertemuan 1 |
| Proses (formatif) | Observasi diskusi, peta pikiran, presentasi | Pertemuan 2–4 |
| Akhir (sumatif) | Kuis 10 soal + produk algoritma kelompok | Pertemuan 5 |
Rubrik produk algoritma
| Kriteria | 4 (Sangat baik) | 3 (Baik) | 2 (Cukup) | 1 (Perlu bimbingan) |
|---|---|---|---|---|
| Dekomposisi | Semua bagian masalah teridentifikasi | Sebagian besar teridentifikasi | Beberapa bagian terlewat | Masalah tidak dipecah |
| Pola dan abstraksi | Pola didukung data, detail tidak penting dibuang | Pola ada, sedikit detail tidak relevan | Pola kurang jelas | Tidak ada pola |
| Algoritma | Berurutan, jelas, dan teruji | Berurutan, sedikit ambigu | Urutan kurang tepat | Tidak berupa langkah |
| Presentasi | Jelas dan semua anggota berperan | Jelas, sebagian anggota berperan | Kurang jelas | Tidak presentasi |
Nilai = jumlah skor ÷ 16 × 100.
F. Pengayaan dan remedial
- Pengayaan: siswa memecahkan masalah jurusan yang lebih rumit, misalnya jadwal shift housekeeping hotel.
- Remedial: siswa mengulang dekomposisi dengan masalah lebih sederhana, misalnya menyiapkan sarapan, didampingi guru.
G. Lampiran
- Materi siswa: Berpikir Komputasional Kelas 10
- Kuis: Berpikir Komputasional